Jawaban Dari

Soal dan Jawaban Pilihan Ganda dan Esay Pembahasan Materi “Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja” Pendidikan Agama Islam SMA Kelas X Kurikulum Merdeka.

Kontenjempolan.id-Soal dan Jawaban Pilihan Ganda dan Esay Pembahasan Materi “Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja” Pendidikan Agama Islam SMA Kelas X Kurikulum Merdeka.

“Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja”

Pertanyaan dan Jawaban Pilihan Ganda!

1. Perhatikan tabel berikut ini!


Pasangan yang tepat adalah…..
A. 1a, 2b, 3c, 4d
B. 1b, 2d, 3a, 4b
C. 1c, 2d, 3b, 4a
D. 1d, 2c, 3b, 4a
E. 1e, 2a, 3d, 4c

2. Berdasarkan Q.S. al-Maidah/9: 48 ditegaskan bahwa kitab Al-Qur’an diturunkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala dengan haq (kebenaran). Kebenaran tersebut meliputi hal-hal berikut ini, kecuali…..
A. Dzat yang menurunkan
B. haq dalam kandungannya
C. cara turunnya
D. yang mengantarnya turun
E. penafsiran manusia atas Al-Qur’an

3. Kitab Al-Qur’an berfungsi membenarkan kitab-kitab sebelumnya, yakni Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa ‘alaihi sallam, Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud ‘alaihi sallam, dan Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa ‘alaihi sallam. Al- Qur’an menjadi saksi atas kebenaran kandungan kitab-kitab terdahulu.
Dalam hal ini Al-Qur’an berfungsi sebagai…..
A. Muhaimin
B. Mutakabbir
C. Mutawatir
D. Mursyid
E. Murabbi

4. Dalam kedudukannya sebagai pemelihara, Al-Qur’an memelihara dan mengukuhkan prinsip ajaran Ilahi yang bersifat universal (kully) dan mengandung kemaslahatan abadi bagi umat manusia sepanjang masa.
Berikut ini yang merupakan bukti ajaran Islam bersifat universal adalah…..
A. Membutuhkan waktu yang lama untuk mempelajarinya
B. Ajarannya mudah dilakukan oleh seluruh golongan manusia
C. Setiap orang berhak menyampaikan isi Al-Qur’an kepada orang lain
D. Memperluas peluang manusia untuk masuk surga
E. Tidak ada syarat tertentu untuk melaksanakan ajaran Islam

5. Umat Islam diperintahkan untuk berlomba-lomba dengan sungguhsungguh dalam berbuat kebaikan dan menghindari perdebatan yang tidak perlu hingga menghabiskan waktu sia-sia.
Berikut ini yang bukan merupakan hambatan dalam menerapkan fastabiqul khairat adalah…..
A. kurangnya ilmu untuk memahami isi Al-Qur’an
B. merasa diri paling benar dan menganggap pihak lain sesat
C. memiliki pendirian yang teguh dan konsisten
D. merasa cukup dengan amal yang dilakukan
E. tidak mau menerima nasihat dari orang lain

6. Perhatikan potongan Q.S. al-Maidah/5: 48 berikut ini!
لِكُلّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَّمِنْهَاجًا
Arti dari potongan ayat di atas adalah ….
A. maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah
B. untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang
terang
C. yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan menjaganya
D. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja)
E. Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya

7. Perhatikan potongan Q.S. al-Maidah/5: 48 berikut ini!


Ayat yang bergaris bawah mengandung hukum bacaan ….
A. Mad jaiz munfashil dan idgham bilaghunnah
B. Mad wajib muttashil dan idgham bilaghunnah
C. Mad jaiz munfashil dan ikhfa’
D. Mad wajib muttashil dan izhar safawi
E. Mad iwadh dan iqlab

8. Islam sangat menghargai seseorang yang bekerja keras untuk memperoleh penghidupan yang layak, dan mengkonsumsi makanan dari hasil usahanya sendiri. Bagi seorang muslim, etos kerja bukan hanya bertujuan memenuhi kebutuhan hidup duniawi, tetapi ada tujuan mulia yakni ….
A. mencapai pangkat tertinggi
B. memperoleh harta yang melimpah
C. sebagai bagian ibadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala
D. dimuliakan oleh masyarakat
E. mendapatkan ketenangan hidup

9. Bekerja keras merupakan perilaku mulia yang harus dilakukan setiap muslim. Di antara tujuan bekerja dalam Islam adalah menolak kemungkaran. Kemungkaran dapat terjadi pada seseorang yang menganggur. Kemungkaran tersebut adalah…..
A. Memiliki cita-cita yang terlalu tinggi
B. Rasa malas dan berpangku tangan
C. Sulit membedakan antara kebaikan dan keburukan
D. Mendapatkan sumbangan dari orang lain
E. Tergerak untuk memperbanyak ibadah

10. Seandainya Allah Subhanahu Wata’ala menghendaki, niscaya umat Nabi Musa ‘alaihi sallam, Nabi Isa ‘alaihi sallam, dan umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam akan dijadikan satu umat saja. Tetapi hal ini tidak dikehendaki oleh Allah Swt.
Hikmah yang dapat diambil adalah…..
A. Manusia memiliki nasib berbeda-beda
B. Agar dapat berlomba dalam kebaikan
C. terciptanya kehidupan baru di bumi
D. memperluas kewenangan manusia dalam mengolah bumi
E. semua manusia dikendalikan oleh takdir

Soal dan Jawaban Esay!

1. Kehidupan dunia diwarnai dengan perubahan yang sangat dinamis. Allah menganjurkan umatnya agar berkompetisi dalam kebaikan. Nabi Saw. mengajarkan agar mengawali amal dengan membaca basmalah.
Mengapa saat mengawali suatu amal kebaikan harus dengan membaca basmalah dan berdoa kepada Allah Subhanahu Wata’ala ?

Jawab:

Mengawali suatu amal kebaikan harus dengan membaca basmalah dan berdoa kepada Allah Subhanahu Wata’ala agar diberikan kemudahan, kelancaran, dan keberkahan. Doa merupakan kekuatan spiritual yang akan mendorong kalian untuk berusaha maksimal hingga amal tersebut paripurna. Di samping itu ada nilai pahala atas amal yang kalian lakukan dengan ikhlas.

2. Setiap ajaran Al-Qur’an pasti memiliki hikmah dan manfaat, termasuk ajaran fastabiqul khairat. Sifat mulia ini akan mendatangkan banyak manfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Sebutkan dan jelaskan manfaat fastabiqul khairat dalam kehidupan sehari-hari!

Jawab:

Manfaat fastabiqul khairat dalam kehidupan sehari-hari yaitu:
a) Memperoleh rida dan pahala dari Allah Subhanahu Wata’ala
b) Menjadi manusia yang bermanfaat
c) Mempercepat terselesaikannya pekerjaan
d) Termotivasi untuk menjadi lebih baik
e) Menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggungjawab
f) Mempererat hubungan antar sesama

3. Berlomba dalam kebaikan dapat dilakukan oleh setiap muslim di manapun ia berada. Lebih dari itu, Islam sangat menganjurkan agar bersegara melakukan kebaikan dengan penuh semangat dan etos kerja tinggi.
Mengapa seorang mukmin harus bersegera dalam berlomba-lomba dalam kebaikan dan beretos kerja?

Jawab:

Seorang mukmin harus bersegera dalam berlomba-lomba dalam kebaikan dan beretos kerja karena kesempatan waktu hidup di dunia hanya sementara dan terbatas oleh ruang dan waktu. Tidak ada yang tahu kapan seseorang akan dipanggil menghadap Allah Subhanahu Wata’ala. Di samping itu, tidak ada yang tahu perubahan yang akan dialami oleh seseorang. Bisa jadi malam ia beriman, esoknya sudah tidak memiliki iman. Atau malam ia masih shalat berjamaah di masjid, pagi terjerumus dalam kemaksiatan.

4. Pesaing bukan musuh yang harus dikalahkan tetapi merupakan rekan kerja dalam berkompetisi secara sehat. Pekerjaan yang dilakukan secara bersama-sama akan mempererat tali persaudaraan di antara sesama.
Mengapa bisa demikian?

Jawab:

Karena peran serta dan keterlibatan masing-masing individu dalam satu kelompok akan semakin memperkuat jalinan hubungan kekeluargaan

5. Q.S at-Taubah/9:105 berisi pesan-pesan mulia yang harus dilakukan oleh setiap muslim dalam kehidupan sehari-hari. Sebutkan pesan-pesan mulia yang terkandung dalam Q.S at-Taubah/9:105!

Jawab:

Pesan-pesan mulia yang terkandung dalam Q.S. at-Taubah/9: 105 adalah

a. Allah Subhanahu Wata’ala memerintahkan untuk beramal saleh hingga manfaatnya bisa dirasakan oleh diri sendiri maupun masyarakat luas. Amal tersebut harus dilakukan dengan ikhlas karena mengharap rida dari Allah Subhanahu Wata’ala.

b. Setiap amal akan dilihat oleh Allah Subhanahu Wata’ala, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan mukminin di akhirat kelak. Lalu akan dibalas sesuai amal tersebut, jika amalnya baik maka mendapat pahala, sebaliknya jika amalnya buruk maka akan dibalas dengan siksa. Karenanya seorang muslim haruslah memperbanyak amal saleh ketika hidup di dunia.

c. Janganlah merasa amalnya sudah cukup banyak untuk bekal hidup di akhirat. Sifat ini akan menghambat munculnya keinginan untuk beramal saleh lagi. Tumbuhkan inisatif untuk melakukan amal saleh sehingga orang lain ikut tergerak untuk melakukannya. Pahala berlipat akan diberikan oleh Allah Subhanahu Wata’ala kepada orang yang memberi contoh tanpa mengurangi pahala mereka yang mencontoh. Setiap manusia akan kembali ke kampung akhirat, dan menerima balasan amal perbuatannya. Seorang mukmin hendaklah jangan larut dengan gemerlap kehidupan duniawi hingga melalaikan akhirat yang kekal abadi.

 

Demikian yang dapat Kontenjempolan.id bagikan, semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.