Kunci Jawaban Lembar Aktivitas 3 halaman 239 Konswep Geografi IPS SMA Kelas 10 Kurikulum Merdeka

kontenjempolan.id-Kunci Jawaban Lembar Aktivitas 3 halaman 239 Konswep Geografi IPS SMA Kelas 10 Kurikulum Merdeka.

Lembar Aktivitas 3

Petunjuk kerja:

• Kerjakan tugas secara berkelompok.

• Gunakan berbagai sumber belajar untuk mengerjakan tugas.

• Tulis dan sampaikan temuan kalian di kelas.

Tugas:

• Amatilah lingkungan sekitar dan daerah kalian.

• Temukan satu contoh untuk menjelaskan 10 konsep geografi di atas.

• Deskripsikan fenomena tersebut berdasarkan 10 konsep tersebut.

• Buatlah kesimpulannya terhadap fenomena tersebut ditinjau dari konsep dasar geografi.

Jawaban:

1. Lokasi

Konsep lokasi membahas tentang letak atau posisi spasial dari objek tertentu di permukaan bumi. Secara umum, lokasi terbagi menjadi dua yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif.

Lokasi absolut adalah letak atau tempat yang dilihat dari garis lintang dan garis bujur. Lokasi absolut keadaannya tetap karena berpedoman pada garis astronomis bumi. Contoh lokasi absolut yaitu letak astronomis Indonesia pada 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT.

Lokasi relatif adalah letak atau tempat yang dilihat dari daerah lain di sekitarnya. Lokasi relatif dapat berganti-ganti sesuai dengan objek yang ada di sekitarnya. Contoh lokasi relatif adalah lokasi geografis negara Indonesia yang terletak di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, serta Benua Asia dan Benua Australia.

2. Jarak

Jarak adalah ruang yang menghubungkan antara dua lokasi atau dua objek. Konsep jarak dibagi menjadi dua, yaitu jarak mutlak dan jarak relatif. Jarak mutlak adalah jarak dua tempat yang diukur berdasarkan garis lurus di udara yang mudah diukur pada peta. Contohnya jarak Jakarta – Malang.

Lalu, jarak relatif bisa dinyatakan pada jarak tempuh, baik yang berkaitan dengan waktu perjalanan yang diperlukan maupun satuan biaya angkutan. Contohnya jarak Jakarta – Malang dengan pesawat adalah 1,5 jam.

3. Keterjangkauan

Konsep geografi ini mengacu pada kemudahan untuk mencapai suatu objek yang dipengaruhi oleh kondisi geografis suatu wilayah. Contohnya, dari Jakarta akan lebih mudah menjangkau kota Padang daripada kepulauan Mentawai.

4. Pola

Konsep ini mengacu pada susunan atau penyebaran fenomena pada ruang muka bumi. Contoh, pola pemukiman penduduk di wilayah pesisir memanjang mengikuti garis pantai.

5. Morfologi

Morfologi menggambarkan perwujudan daratan di muka bumi, yang merupakan hasil proses pengangkatan atau penurunan wilayah melalui proses geologi. Contohnya seperti pulau-pulau, dataran yang luas, pegunungan, dan lembah.

6. Aglomerasi

Konsep geografi ini adalah kecenderungan persebaran yang bersifat mengelompok pada suatu wilayah. Contohnya pemukiman penduduk masyarakat perkotaan, mereka cenderung tinggal mengelompok, sehingga timbul pengelompokan pemukiman seperti daerah elite, daerah kumuh, dan sebagainya.

7. Interaksi dan Interdependensi

Konsep ini berkaitan dengan hubungan timbal balik atau saling ketergantungan antar wilayah. Contohnya hubungan antara desa dan kota. Warga kota membutuhkan makanan dari desa, sedangkan warga desa membutuhkan teknologi dari kota.

8. Nilai Kegunaan

Nilai kegunaan mengacu pada kelebihan yang dimiliki suatu tempat atau wilayah tertentu dan memiliki nilai kegunaan yang berbeda berdasarkan fungsinya. Contohnya, wilayah yang memiliki alam yang indah cocok sebagai daerah wisata.

9. Diferensiasi Area

Diferensiasi area menggambarkan keunikan atau karakteristik antara wilayah satu dengan yang lainnya. Contoh konsep ini misalnya masyarakat yang tinggal di pesisir bekerja sebagai nelayan, sedangkan warga pegunungan biasanya bekerja di kebun atau ladang.

10. Keterkaitan Ruang

Konsep ini menunjukkan tingkat hubungan antar wilayah. Contohnya, daerah hilir mengalami banjir karena pembangunan yang terjadi di daerah hulu.

Untuk Mendapatkan Pembahasan Soal Kurikulum Merdeka Pelajaran lainnya dapat diakses melalui kontenjempolan.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *