Jawaban Soal Cerita “Suka dan Tidak Suka” Bahasa Indonesia Kelas 4 Semester 1 Halaman 14 kurikulum merdeka

kontenjempolan.id – Jawaban Soal Cerita “Suka dan Tidak Suka” Bahasa Indonesia Kelas 4 Semester 1 Halaman 14 kurikulum merdeka. Hai Adik – adik! Kali ini kontenjempolan.id akan membahas jawaban dari Soal Cerita “Suka dan Tidak Suka” Bahasa Indonesia Kelas 4 Semester 1 Halaman 14 kurikulum merdeka.

 

MEMBACA

Suka dan Tidak Suka

Arisan keluarga adalah hari yang ditunggu-tunggu Ardi. Saat
arisan, para om dan tante datang bersama anak-anak mereka. Ini
berarti Ardi bisa bermain bersama sepupu-sepupunya itu. Sepupu
adalah saudara senenek atau saudara misan.

Awalnya mereka memainkan kartu permainan milik Rio. Ternyata
Rio memiliki banyak sekali kartu permainan. “Hobiku memang
mengoleksi kartu permainan,” kata Rio.
Mulailah yang lain juga menceritakan hobi masing-masing.
Lita suka membaca. Buku cerita miliknya sudah puluhan. Bobi si
kecil dengan malu-malu menunjukkan kaus kaki warna-warni yang
dipakainya. Mengumpulkan kaus kaki adalah kesukaannya. Tara
suka menggambar. “Aku selalu membawa krayon dan buku gambar
ke mana-mana,” kata Tara sambil menunjukkan gambar yang sedang
dibuatnya.
Ardi terdiam. Apa, ya, hobinya? Hampir saja Ardi mengira dia
tidak punya hobi. Ketika Deri menceritakan pengalaman pertama
yang membuatnya suka berenang, Ardi segera ingat. “Aku suka
memelihara kura-kura!” serunya. “Di halaman samping ada dua.”
Segera saja sepupunya ribut ingin melihat kura-kura Ardi, kecuali
Bobi. Bobi takut dengan kura-kura. Tara tidak suka kura-kura, tetapi
dia tetap ikut berjalan ke halaman.
Tahu-tahu Rio menjerit ketakutan. “Itu! Itu!” teriaknya menunjuk
ke arah tanaman. Bahunya berguncang, dia mulai menangis. Setelah
dilihat, ternyata yang ditunjuk Rio adalah laba-laba besar yang
bersarang di antara pohon mangga dan tanaman.
“Laba-laba itu baik, kok,” kata Ardi. “Aku membiarkannya di sana
supaya dia menangkap nyamuk-nyamuk yang ada di taman.”
Namun, tangisan Rio makin keras dan tak terkendali. Om Danu,
ayah Rio, terpaksa menggendong Rio masuk ke rumah.
Di dalam rumah Rio mulai tenang walaupun sesekali masih
terdengar isaknya.
Om Danu kemudian bercerita. “Rio memang sangat takut dengan
laba-laba.”

“Ah, masa Rio sebesar itu takut dengan laba-laba sekecil itu,”
kata Ardi.
“Kamu sebesar itu juga takut dengan kecoa kecil,” Mama meledek
Ardi.
Ardi tertawa. “Wah, iya juga, ya. Tapi, aku kan tidak sampai
menangis.”
“Aku tidak menangis kalau ada kura-kura atau laba-laba,” ujar
Bobi. “Aku hanya takut.”
“Tidak apa-apa,” kata Om Danu sambil membelai kepala Bobi.
“Itu biasa kok. Orang dewasa juga biasa takut dengan sesuatu. Tapi,
ada orang yang sangat takut dengan sesuatu sampai panik dan tidak

bisa mengendalikan diri. Ketakutannya berlebihan. Itu disebut fobia.
Nah, Rio fobia terhadap laba-laba.”
“Apa fobia bisa dicegah, Om?” tanya Deri.
“Setahu Om, tidak bisa Deri. Ada penyebab yang terkadang tidak
bisa dijelaskan dan hanya bisa dirasakan oleh penderita fobianya.
Namun, bercerita dengan teman atau keluarga bisa membantu.
Sebaiknya, berkonsultasi dengan tenaga ahli seperti dokter atau
psikolog untuk mendapatkan terapi.”
Ardi mengerti sekarang. “Maaf, Rio,” katanya.
Hmmm… bagaimana caranya supaya Rio tetap bisa melihat kurakura,
ya? Kolam tempat kura-kura memang di dekat sarang laba-laba
itu. Oh, Ardi tahu! Dia bisa membawa masuk kura-kuranya.

Fobia adalah ketakutan yang sangat berlebihan terhadap benda atau
keadaan tertentu yang dapat menghambat kehidupan penderitanya.

Contoh fobia:
• Ofidiofobia: fobia terhadap ular
• Koulrofobia: fobia terhadap badut
• Arakhnofobia: fobia terhadap laba-laba
• Astrafobia: fobia terhadap guntur dan kilat

Apa yang dapat kalian lakukan jika teman kalian mengalami gejala fobia?
Bantulah agar dia bisa tenang, misalnya dengan

• memeluknya;
• mengajaknya menjauh dari benda yang membuatnya takut, atau
• mengalihkan perhatiannya ke hal lain.

Apa yang dapat kalian lakukan jika teman kalian mengalami gejala fobia?
Bantulah agar dia bisa tenang, misalnya dengan

• memeluknya;
• mengajaknya menjauh dari benda yang membuatnya takut, atau
• mengalihkan perhatiannya ke hal lain.

MENULIS

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!

1. Dari teks “Fobia” tersebut, apa perbedaan ketakutan biasa dengan fobia?

Jawaban :

Perbedaan Ketakutan dan Fobia adalah ketakutan biasa tidak sampai menimbulkan gejala sedangkan fobia membuat orang merasakan gejala seperti jantung berdebar keras, tubuh gemetar, menangis, leher terasa tercekik, hingga mual.

2. Apakah di antara kalian atau orang yang kalian kenal ada yang mengidap fobia? Fobia apa?

Jawaban :Ada, fobia terhadap serangga

3. Apa yang harus dilakukan jika teman atau saudara kalian mengalami serangan fobia?

Jawaban :

Membuatnya merasa tenang, misalnya dengan memeluknya, mengajaknya menjauh dari benda yang membuatnya takut, atau mengalihkan perhatiannya ke hal lain.

4. Carilah informasi tentang fobia di buku ensiklopedia atau di internet. Tuliskan jenis-jenis fobia lain yang kalian temukan dan artinya.

Jawaban :

Jenis – jenis Fobia dan artinya
a. Ofidiofobia: fobia terhadap ular

b. Koulrofobia: fobia terhadap badut

c. Arakhnofobia: fobia terhadap laba-laba

d. Astrafobia: fobia terhadap guntur dan kilat

e. Hemophobia: fobia melihat darah

f. Hydrophobia: fobia terhadap air

Nah Adik-adik, demikian pembahasan JJawaban Soal Cerita “Suka dan Tidak Suka” Bahasa Indonesia Kelas 4 Semester 1 Halaman 14 kurikulum merdeka yang bisa kontenjempolan.id bagikan. Semoga Bermanfaat dan Tetap Semangat belajar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.