Jawaban Jelajah Kata pada Bacaan ‘Kepala Suku Len’ Halaman 32-34 Bahasa Indonesia Kelas 4 Kurikulum Merdeka

kontenjempolan.id – Jawaban Jelajah Kata pada Bacaan ‘Kepala Suku Len’ Halaman 32-34 Bahasa Indonesia Kelas 4 Kurikulum Merdeka. Hai Adik-adik! Kali ini kontenjempolan.id akan membahas kata-kata baru pada bacaan ‘Kepala Duku Len’. Bacaan ini bisa kontenjempolan.id temukan di buku Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 28.

MEMBACA

Kepala Suku Len

Tigor suka menyiram tanaman karena Tigor suka bermain air. Dengan semprotan air di tangannya, Tigor dapat membuat hujan. Jika Tigor memutar kepala semprotan ke kanan, Tigor bisa menyemprotkan air lebih jauh. Jika Tigor memutar kepala semprotan ke kiri, air keluar seperti hujan gerimis. Kadang-kadang Tigor dapat melihat pelangi!Kepala Suku Len Sayangnya, Molen tidak suka. Kucing yang suka membuntuti Tigor itu takut air. Begitu Tigor menyalakan keran, Molen segera kabur dan masuk rumah. Baiklah, Tigor bekerja sendiri saja.

Rasanya Tigor ingin menyiram tanaman seharian, apalagi saat cuaca panas seperti ini. Tentu saja Inang tidak membolehkannya karena halaman akan menjadi becek. Kata Inang, menyiram tanaman secara berlebihan itu membuang-buang air. Itu tidak baik. Tigor hampir sampai di tanaman kecil-kecil punya Kak Tiur. Tiba-tiba … “Jangan! Kemarin sudah. Tanaman ini bisa mati kalau sering disiram,” kata Kak Tiur. “Kenapa?” Tigor heran sekali. “Ini sukulen. Lihat, daunnya tebal sekali. Ini untuk menyimpan air. Kalau sering disiram, sukulen bisa membusuk,” Kak Tiur menjelaskan. “Su-ku-len? Suku Len? Aku baru tahu tanaman juga punya suku,” sahut Tigor heran. Tigor tahu keluarga mereka bersuku Batak. Tigor dan Kak Tiur bermarga Siregar, mengikuti marga Bapak. Syuuur! Syuuuur! Tigor beraksi. Dari tanaman berbunga ungu di pojok kiri sampai pohon mangga besar di kanan, semua disiram Tigor. Tigor melakukannya secara sistematis agar tidak ada yang terlewat.

Singkong. Eh, kenapa Molen mengendus-endus? Tigor terpikir, “Hei, namamu juga ada ‘Len’. Mo-Len. Hmmm …, bagaimana kalau kamu menjadi Kepala Suku? Kepala Suku Len.” “Meooong …,” jawab Molen. Cerita oleh Eva Nukman “Kita bersuku Batak dan bermarga Siregar. Tanaman ini bersuku Len dan bermarga apa?” tanya Tigor. Kak Tiur tertawa. “Bukan begitu. Namanya memang sukulen. Bukan karena punya suku.” Tigor ikut tertawa. Seru juga seandainya tanaman juga punya suku. Ada suku Mawar, suku Mangga, suku Anggrek, dan suku

1. JELAJAH KATA

Salinlah kata-kata dan arti kata berikut ini ke buku tulis kalian.
• Pasangkan kata dengan arti yang sesuai dan tepat

Jawabannya :

2. KATA BERMAKNA GANDA

Coba perhatikan dua kalimat berikut ini.
1. Kalau tidak memakai kacamata, semua tampak kabur bagi Ruli.
2. Begitu Tigor menyalakan keran, Molen segera kabur masuk rumah.
Samakah arti kata /kabur/ pada kedua kalimat di atas?
Perhatikan bagan berikut ini, lalu baca kembali kedua kalimat di atas.
Mana arti yang lebih cocok untuk kalimat pertama dan mana arti
yang lebih cocok untuk kalimat kedua?

Dapat kita lihat bahwa terdapat dua arti kata /kabur/. Di dalam
bahasa Indonesia, ada beberapa kata yang memiliki arti lebih dari
satu. Kata seperti itu disebut homonim.

Homonim adalah kata yang sama lafal dan ejaannya, tetapi berbeda maknanya

Contoh Homonim

Nah Adik-adik, demikian pembahasan Jawaban Jelajah Kata pada Bacaan ‘Kepala Suku Len’ Halaman 32-34 Bahasa Indonesia Kelas 4 Kurikulum Merdeka yang bisa kontenjempolan.id bagikan. Semoga Bermanfaat dan Tetap Semangat belajar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *