budidaya ikan baronang

Bagaimana Cara Budidaya Ikan Baronang? Yuk Cari Tahu!

hris-f-8026777.jpg&fm=jpg 

Budidaya ikan baronang menjadi salah satu peluang yang tidak bisa diremehkan. Potensi ekonominya sangatlah bagus. Baronang banyak dimanfaatkan dalam berbagai sajian kuliner. Cita rasanya yang khas dan lezat menjadi salah satu kelebihan yang dimiliki ikan ini. Lalu, bagaimana cara melakukannya? Mari simak ulasan berikut!

Sekilas Tentang Ikan Baronang

Ikan baronang merupakan salah satu jenis ikan laut. Jenis ikan yang satu ini memiliki tubuh sepanjang 20 hingga 45 cm. Tubuhnya terlindungi sisik kecil yang pipih. Selain itu, memiliki gigi kecil di bagian rahang dan berduri tajam di baian punggung. 

Perlu Anda tahu, duri pada ikan baronang memiliki bisa. Adapun bisa-nya sangatlah berbahaya tapi tidak mematikan. Meskipun demikian, dagingnya tetap bagus untuk dikonsumsi. 

Jenis ikan baronang sangatlah beragam. Di Indonesia juga terdapat baronang lada, susu, dan baronang angina. Ketiganya sering ditemukan di perairan Indonesia. Namun, terdapat pula jenis baronang yang langka, seperti baronang kunyit, baronang batik, kalung, dan tampel. 

Cara Budidaya Ikan Baronang

Untuk melakukan budidaya ikan ini bisa dilakukan secara mudah. Umumnya memiliki langkah yang tidak jauh berbeda dengan budidaya ikan lainnya. Cara budidaya ikan baronang sangatlah sederhana. Anda bisa menguliknya melalui makalah budidaya ikan baronang dan semacamnya.

Adapun langkah mudahnya, Anda bisa menilik ulasan berikut. Pada ulasan kali ini akan diulik sedikitnya tentang budidaya baronang. Langkah melakukannya yakni sebagai berikut.

  • Pemilihan Lokasi

Pertama-tama, Anda harus memilih lokasi untuk ikan baronang. Habitat ikan ini umumnya berada di sekeliling terumbu karang atau pun rumput laut. Namun, lain halnya ketika Anda berbudidaya, maka bisa melakukannya pada tambak atau pun keramba.

Seperti yang Anda tahu, baronang memiliki kehidupan di laut atau pun perairan payau. Sumber airnya dari laut yang amat jernih dan juga terbebas dari kotoran yang mencemari. Ketika melakukan budidaya ikan baronang, Anda bisa menggunakan tambak dan juga jarring apung.

  • Memilih Benih yang Berkualitas

Berikutnya, Anda juga harus memilih benih yang berkualitas. Jika benihnya bagus, maka peluang budidaya pun akan lebih besar. Benih ini bisa Anda dapatkan langsung dari alam. Pilihlah benih berukuran30 hingga 50 gram per-ekor baronang.

Selanjutnya, benih yang Anda tangkap bisa ditebar di tambak yang sudah tersedia. Anda juga bisa mencari benih di tempat khusus yang menyediakan berbagai jenis benih ikan. Jika Anda memilih alternatif yang satu ini, maka akan membutuhkan pengeluaran lebih.

  • Pemberian Pakan

Cara selanjutnya yakni pemberian pakan. Ketika budidaya ikan baronang, Anda harus memberikan pakan secara berkala dan teratur. Pemberian pakan yang tepat akan membuat budidaya yang dilakukan lebih maksimal. 

Proses pemberian pakan, hendaknya dilakukan setiap 3 kali sehari. Adapun jenis pakan yang bisa diberikan yakni pelet dan semacamnya. Lakukan dengan penuh ketelitian, sehingga Anda tidak salah dalam memberikan pakan.

  • Pemeliharaan

Ketika berbudidaya juga tidak lepas dari pemeliharaan. Budidaya ikan baronang tentunya harus dilakukan dengan penuh ketelitian. Anda harus membersihkan tambak secara berkala. Pastikan tidak dipenuhi dengan sampah yang bisa merugikan ikan. Hal ini menjadi salah satu langkah untuk melakukan budidaya yang menguntungkan.

  • Masa Panen

Memasuki masa panen, Anda bisa melakukannya setelah pemeliharaan hingga 3 bulan lamanya. Umumnya, budidaya ikan baronang akan masuk masa panen setelah baronang memiliki bobot 400 gram-an per-kilonya. Baronang pun bisa dipanen dan dikonsumsi sesuai olahan yang diinginkan.

Demikianlah ulasan terkait budidaya ikan baronang serta informasi terkait. Informasi di atas bisa menjadi gambaran untuk Anda melakukan budidaya. Semoga budidaya yang dilakukan membuahkan hasil yang memuaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *