Budidaya Ikan Platy dengan Mudah Menggunakan Ember/Akuarium

budidaya ikan platy

Platy adalah jenis ikan hias yang perawatannya mudah. Tetapi, bukan berarti budidaya ikan platy boleh asal-asalan. Tentu saja, kalian harus bisa memilih indukan yang berkualitas, mempersiapkan media untuk memelihara platy, dll.

Jenis-jenis Ikan Platy

  • Platy Pedang

Ikan platy jenis ini punya ekor yang khas berbentuk panjang & lancip seperti pedang. Cara budidaya ikan platy pedang cukup mudah. Tetapi biasanya, orang memelihara platy pedang di aquascape. Umumnya, ikan ini berukuran 11-12 cm dengan warna tubuh yang beragam.

  • Platy Kohaku

Platy jenis ini termasuk langka dan mahal. Platy kohaku punya ciri khas sirip ekor kecil & unik dan coran warna seperti lukisan abstrak. Selain itu, cara budidaya ikan platy kohaku juga harus lebih hati-hati.

  • Platy Cendrawasih

Ikan platy cendrawasih punya karakteristik sirip di punggung yang lebih lebar & panjang seperti ekor burung cendrawasih. Budidaya ikan platy cendrawasih sama dengan platy jenis lainnya.

Memang, kalian harus bisa membedakan jenis-jenisnya jika ingin melakukan budidaya ikan hias ini. Selain ketiga jenis di atas, masih ada jenis lain yaitu platy mickey mouse dan platy coral. Harganya juga berbeda-beda tergantung jenis, corak, dan ukurannya.

Langkah-langkah Budidaya Ikan Platy

  • Memilih Indukan

Berkaitan dengan cara pemeliharaan ikan platy, langkah pertama adalah memilih indukan yang bagus. Indukan ikan platy yang berkualitas harus agresif, memiliki warna yang cerah, berpostur ideal, tidak cacat, matanya cerah, dan tidak sedang sakit. Tentu saja, kalian juga harus bisa membedakan platy jantan dan betina.

  • Sediakan Ember atau Akuarium

Sekarang, saatnya untuk menyiapkan medianya. Cara budidaya ikan di ember atau di akuarium sama saja. Tinggal siapkan ember atau akuarium berukuran sedang sesuai kebutuhan.

  • Siapkan Jaring

Budidaya ikan platy juga memerlukan jaring untuk memisahkan indukan dan anakan. Tujuannya agar indukan tidak dapat menjangkau anakan dan memakannya. Jadi, carilah jaring yang tidak terlalu rapat. Hal ini agar anak ikan bisa melewati jaring, tapi tidak dengan induknya.

  • Proses Pemijahan

Kalian tidak boleh melewatkan ngkah-langkah cara pemeliharaan ikan platy, termasuk proses pemijahan. Pertama, isikan air ke ember atau akuarium sebanyak ¾ atau 75% saja. Setelah itu, pasang jaring pemisah yang membatasi indukan dan anakan ketika proses pemijahan berhasil.

Sekarang, saatnya memasukkan indukan ikan platy ke ember atau akuarium. Jangan lupa berikan makanan ikan platy 2x sehari selama proses pemijahan. Biasanya, proses pemijahan ini berlangsung seminggu. Kemudian, periksa apakah ikan platy betina sudah mengalami pembuahan.

  • Perawatan Larva Platy

Perawatan larva termasuk salah satu hal yang paling penting dalam budidaya ikan platy. Umumnya, larva ikan platy mulai dapat berenang setelah dua hari. Jadi, kalian harus merawatnya dengan benar. Sebelum larva berumur 5 hari, berilah infusoria sebagai makanan. Setelah berumur 5 hari, ganti makanan dengan kutu air.

Saat larva sudah cukup kuat, ganti makanan dengan cacing sutra, cacing darah, atau makanan ikan lain agar cepat tumbuh besar. Tapi, kalian tidak boleh memanen ikan platy secara terburu-buru. Kalau perlu, buat laporan budidaya ikan platy agar semuanya berjalan sesuai dengan rencana.

Kalian dapat memanen saat ikan platy sudah berukuran sekitar 2,5 cm. Namun, kami tetap menganjurkan untuk memanennya jika ikan platy sudah mencapai 3 cm. Dengan mengikuti panduan dan langkah-langkah di atas, ini akan menjadi peluang bisnis rumahan yang memiliki prospek bagus. Mudah-mudahan, kalian tidak kesulitan dalam melakukan budidaya ikan platy.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.