Langkah-langkah Budidaya Ikan Mujair dengan berbagai jenis media

budidaya ikan mujair

Prospek bisnis satu ini cukup menjanjikan bagi para pengusaha. Ikan tawar satu ini biasa dijadikan lauk karena kandungan nutrisi yang banyak yaitu vitamin, protein maupun mineral. Oleh sebab itu, budidaya ikan mujair semakin berkembang pesat apalgai sifat jenis ikan ini cenderung mudah berkembang biak.

Selain itu, dari sisi harga, ikan ini terbilang murah dengan pangsa pasar yang cukup banyak. Di samping itu, cukup prospektif untuk dikembangkan. Ikan ini biasa tumbuh di perairan bersih maupun pada air mengalir seperti di sungai. Pertumbuhan jenis ikan ini lumayan cepat namun saat ikan sudah berukuran besar pertumbuhannya akan melambat.

Cara Budidaya Ikan Mujair di beberapa Media

Ada beberapa cara saat anda ingin melakukan budidaya ikan mujair, beberapa media pun bisa anda lakukan mulai dari drum, ember, kolam beton, kolam terpal maupun tanah. Jika anda bisa mempraktekkan dengan baik maka bisa menghasilkan banyak.

  • Budidaya Ikan Mujair di Drum

Cara budidaya mujaer di drum memang bisa dilakukan. Bagi anda yang hobi budidaya, hasilnya sangat lumayan untuk kebutuhan sehari-hari. Selanjutnya, apa saja yang harus anda lakukan yaitu menyiapkan drum 200 liter, siapkan aerator beserta selang dan batu aerator.

Makin banyak selang lebih bagus karena bisa menghasilkan oksigen lebih banyak. Siapkan ikan nila sekitar 50 ekor yang berukuran seragam yaitu sekitar 4-5cm. Selanjutnya, siapkan colokan listrik di dekat kolam drum dan harus tetap terlindung dari air. 

  • Budidaya Ikan Mujair di  Ember

Setelah mencoba budidaya di drum, anda bisa mencoba menggunakan ember. Cara budidaya ikan ini bisa anda lakukan khususnya bagi pemula. Selain itu, budidaya ikan mujair di ember sebagai solusi bagi anda yang tidak memiliki lahan luas. Selanjutnya, siapkan ember yang berdiameter sekitar 50 cm dan memiliki tinggi sekitar 1 meter. Anda bisa menyiapkan 2 atau 3ember.

  • Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal

Biasanya, budidaya mujaer menggunakan kolam terpal dengan luas sekitar 500 meter. Selanjutnya, pematang kolam harus benar-benar kokoh dan kedap air dengan lebarnya sekitar 50 cm. Luasnya bisa anda sesuaikan dengan luas lahan. Lalu. Berikan saluran air masuk dan keluar dengan bersebrangan serta berikan saringan agar ikan tidak bisa keluar. 

  • Budidaya Mujair di Kolam Beton

Saat ini, banyak pelaku bisnis yang membudidaya dengan media kolam beton. Hal ini, kolam beton lebih kuat dan bisa menyimpan ikan mujair dalam jumlah banyak. Namun, anda perlu perhatikan juga mengingat beton memiliki kandungan kimia. Sehingga, dari proses pembuatan kolam beton sampai bisa dilakukan budidaya membutuhkan waktu 4-6 bulan agar kandungan kimia hilang. Budidaya ikan mujair ini lebih kuat jika dengan media lain.

Keuntungan Budidaya 

Keuntungan saat anda budidaya ikan ini yaitu modal yang disiapkan tidak terlalu besar mengingat jumlah keuntungan yang bisa anda dapat. Jika anda modal sebesar 5-6 juta, dengan melihat prospek mujair yang bagus keuntungan yang anda dapat perbulan 3 juta. Itu artinya dalam 2 bulan sudah bisa balik modal. 

Kelemahan Budidaya 

Beberapa orang merasa enggan dalam membudidaya ikan ini karena mahalnya pakan ikan ini. Namun, jika anda niat usaha ini bisa membuat pakan ikan sendiri yaitu menggunakan campuran dedek, sagu, ampas ubi dan sebagainya. Selain itu, sulitnya menvari benih yang berkualitas juga menjadi kelemahan budidaya ikan ini. Karena, ikan mujair memiliki sifat kanibal sehingga tingkat kematian semakin tinggi. 

Demikianlah artikel yang bisa kami ulas, anda bisa mencoba budidaya ikan mujair dengan menggunakan media sesuai dengan kebutuhan, modal dan lahan yang tersedia. Tetap lakukan usaha dengan tekun dan jangan mudah menyerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.