budidaya ikan kembung

Cara Budidaya Ikan Kembung yang Mudah Dipraktekkan

Ikan kembung menjadi salah satu ikan yang banyak digemari di masyarakat. Ikan ini memiliki harga yang murah namun memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Sebelum Anda memulai budidaya ikan kembung, alangkah baiknya Anda perlu mengetahui spesifikasinya.

Ikan kembung sejenis dengan ikan tenggiri, tongkol dan tuna. Selain itu, bentuk ikan kembung mirip dengan ikan bandeng, bedanya ada dibagian perutnya yang mengembung. Ikan ini memiliki nilai ekonomis tinggi sehingga menjadi incaran nelayan.

Cara Budidaya Ikan Kembung

Ikan kembung sering dijadikan sebagai olahan masakan. Salah satu usaha budidaya ikan kembung cukup menjanjikan. Di samping itu, pengolahan yang mudah dan permintaan ikan kembung di masyarakat sangat tinggi. Jika Anda ingin mendapatkan hasil panen yang bagus, terlebih dahulu Anda pahami cara-cara di bawah ini :

  1. Pemilihan Lokasi dan Persiapan Kolam

 Dalam pemilihan lokasi, pilihlah lokasi yang strategis serta mudah dijangkau. Sehingga, Anda bisa mengecek kolam dengan leluasa. Pastikan agar kandungan tanah di sekitar kolam tidak terkena limbah sedikitpun. Jika kandungan zat tanah yang buruk akan membuat kualitas ikan menurun.

Selanjutnya, siapkan kolam yang akan Anda lakukan budidaya ikan kembung. Pastikan lokasi kolam jauh dari pemukiman warga. Lalu buatlah kolam tersebut jauh-jauh hari. Agar pH tanah cocok, diamkan kolam selama seminggu agar keadaan kolam steril sebelum dimasukkan bibit ikan.

  1. Pengisian Air dan Cek Suhu Air

Setelah Anda mengisi air biarkan selama kurang lebih seminggu. Ini untuk mengembangkan  mikroorganisme yang bisa menjadi pakan alami. Kondisi air menjadi peran penting yang bisa Anda perhatikan. Jangan mengisi air hingga penuh dan biarkan air tidak keruh.

Untuk budidaya ikan kembung suhu air yang sangat cocok antara 26-30 derajat celcius. Dalam air harus tetap memiliki kandungan NH3 dan kandungan oksigen yang terlarut sekurangnya 1 mg/liter.

  1. Pemilihan Bibit serta waktu Penebaran Bibit

Pilihlah bibit yang berkualitas untuk indukan ikan kembung jantan dan betina. Untuk melihat bibit yang berkualitas bisa Anda lihat dari kelincahan bibit tersebut. Perhatikan juga kelengkapan fisiknya, jika secara kasat amat Anda melihat ada kecacatan, jangan ambil bibit tersebut.

Selanjutnya, waktu penebaran bibit sebaiknya Anda lakukan pada pagi dan sore hari. Hal ini bermaksud agar benih terhindar dari sinar matahari. Karena, jika benih terkena air panas akan mengalami stress. Pastikan juga airnya jernih dan tidak tercemar limbah.

  1. Proses Pemijahan Ikan Kembung

Ketika memelihara indukan, Anda perlu mengingat bahwa dalam kolam ada proses pemijahan. Jadi, ketika ikan kembung bertelur maka telur-telur tersebut pindahkan ke aquarium. Ukuran dari aquarium yang perlu Anda siapkan yaitu skitar 65 x 45 x 45 cm.

  1. Pemberian Pakan Ikan Kembung

Dalam pemberian pakan ikan, Anda cukup memberikan 2 sampai 3kali sehari. Jangan sampai telat dalam pemberian pakan, karena memberi pakan ikan yang tidak teratur akan membuat ikan menjadi stress.

  1. Perawatan Ikan Kembung

Pada saat cuaca sedang panas, air kolam akan mudah menguap. Untuk itu, Anda perlu memperhatikan ketinggian air. Sebaiknya anda menambahkan air dalam jangka waktu 3 hari. Jangan terlalu sering mengisi, karena bisa mengganggu sirkulasi air.

  1. Pengendalian Hama

Hama maupun penyakit harus mendapat perhatian lebih. Karena berpengaruh dengan kesuksesan ikan kembung. Sebelum Anda budidaya ikan kembung, pastikan tidak ada hama yang mengganggu dalam proses perkembangan ikan kembung.

Demikianlah ulasan mengenai cara budidaya ikan kembung yang mudah dipraktekkan. Jangan lupa siapkan alat penting seperti terpal, selang, paralon, aquarium, jaring hingga pompa air untuk mengisi kolam.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.