Cara Budidaya Ikan Betutu yang Mudah dipraktekkan

budidaya ikan betutu

Ikan betutu merupakan salah satu jenis ikan tawar yang masih belum banyak terkenal di pasaran. Di berbagai daerah, ikan ini memiliki sebutan nama yang berbeda-beda. Orang Kalimantan sering menyebut Bakukat, Orang China menyebut ikan ini Sun Hok. Sementara itu, bagi pebisnis yang budidaya ikan betutu sering menyebut dengan nama ikan gabus malas.

Kenapa disebut dengan ikan malas ? karena, hanya bergerak ketika mencari pakan ikan betutu. Jika tidak lapar, ikan ini tidak akan bergerak seharian pun. Sementara itu, ikan betutu juga tahan dengan segala cuaca. Ikan ini bisa hidup dilingkungan yang ekstrem sekalipun.

Cara Memelihara Ikan Betutu di Aquarium

Anda bisa cek dalam makalah budidaya ikan betutu yang membahas tentang prospek usaha budidaya ikan betutu (Oxyeleotris marmorata Blkr) dalam karamba. Dalam makalah tersebut, mencakup ulasan tentang analisis ekonomi usaha budidaya ikan betutu, sehingga berikut ini ulasan cara memelihara ikan tawar jenis betutu :

  1. Pemilihan Induk Betutu Berkualitas

Tahap awal sebelum mulai memelihara ikan ini yaitu mempunyai indukan yang baik dan berkualitas. Pilihlah induk yang baik bentuk badan dan sisiknya serta tidak cacat fisik. Indukan betutu sudah berumur 1.5 tahun dengan berat 250-300gram/ekor. Ikan betutu terbesar berukuran 65cm, namun umumnya yang dibudidaya sebesar 20-40cm.

Indukan jenis kelamin betina, memiliki bercak hitam lebih banyak, warna kulit gelap, kelamin berbentuk segitiga bagian ujung membulat. Sedangkan indukan jantan memiliki ciri bercak hitam dalam tubuh lebih sedikit, warna kulit lebih terang dan kelamin berbentuk segitiga meruncing.

  1.  Pemijahan Ikan Betutu

Dalam budidaya ikan betutu, pemijahan ikan betutu bisa Anda lakukan secara alami di bak fiberglass maupun di kolam dengan media substrat/sarang agar telur bisa menempel. Substrat merupakan potongan pralon. Setelah induk jantan dan betina Anda pijahkan setiap hari. Anda bisa mengecak pada sustrat jika ada telur yang menempel. 

  1. Pemeliharaan Larva Betutu

Penetasan bisa Anda lakukan dengan menggunakan bak akuarium yang berisi air dan sudah Anda beri aerasi. Ukuran akuarium bervariasi, namun ketinggian air sekitar 20-30 cm. Telur akan menetas dalam waktu 2-3 hari dalam suhu 48-72 jam. Telur bisa Anda sebar dalam akuarium sebanyak 2000-3000 butir. Larva selama pemeliharaan di beri pakan artemia pada hari kedua.

  1. Pendederan Ikan Betutu

Langkah selanjutnya dalam budidaya ikan betutu yaitu pendederan yang bisa Anda lakukan saat larva berumur 6 hari. Bersihkan kolam terlebih dahulu lalu beri pupuk organik dan pasang naungan berupa plastik transparan berwarna coklat. Pakan yang digunakan saat pendederan yaitu pakan komersial dalam 2 kali sehari.

  1. Pembesaran Ikan Betutu di Aquarium

Anda bisa memelihara ikan betutu di Aquarium dengan ukuran 7×7 meter yang bisa menampung 2000 benih ikan betutu. Dengan catatan jumlah ikan betut jantan dan betina harus sama. Ikan betutu hanya makan sehari sekali. Berilah makan sejenis ikan petek atau teri yang masih hidup. Atau bisa juga anda beri keong mas. Jangan lupa, saat pembesaran, medianya harus ada lubang untuk persembunyian atau kawin. 

  1. Panen Ikan Betutu

Setelah memasuki pemeliharaan selama 8-12 bulan, waktunya pemanenan ikan betutu ketika ikan sudah memiliki berat sekitar 4 ons. Kuras air yang ada di Akuarium, lalu letakkan ikan di bak yang sudah tersedia. Lakukan pemanenan pada siang hari, setelah itu sortir sesuai ukuran masing-masing ikan.

Demikianlah ulasan mengenai cara budidaya ikan betutu yang sangat mudah Anda praktekkan. Peternak bisa jual ikan betutu hingga ekspor ke berbagai negara seperti China, Singapura maupun Malaysia. Selain itu, ikan betutu juga bisa Anda pelihara karena memiliki keunikan tersendiri. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.