Jawaban Dari

Bagaimana cara melakukan perawatan dan perbaikan kaca pada kendaraan? Jelaskan

Pertanyaan :

Bagaimana cara melakukan perawatan dan perbaikan kaca pada kendaraan? Jelaskan!

Jawaban:

Kaca depan yang permukaannya kotor karena debu, kadang kurang diperhatikan, dan akan mengkristal. Selain itu sisa gas buang dari knalpot atau hasil polusi lain yang mengandung minyak, turut melekat di kaca. Berbagai kandungan ini mempercepat proses kaca menjadi buram. Terpaan air hujan pada permukaan kaca tak langsung jatuh, sebab kotoran yang melekat telah membentuk lapisan lunak dan telah bersenyawa dengan lapisan kaca. Air tak mudah tersapu dan melekat di kaca. Apalagi kalau malam hari, cahaya lampu dari depan jadi berpendar sangat membahayakan.

Perlu dilakukan perawatan sebagai berikut:

1. Langkah pertama periksa kondisi karet penghapus kaca dari kemungkinan getas dan retak.

2. Menyiapkan air cadangan dan lap khusus agar bisa membersihkan kaca belakang untuk mobil yang tidak punya penghapus khusus. Sebelum memulai penggosokan, kaca dibersihkan dengan air dan lap hingga benar-benar bebas dari debu. Lalu mulailah menggosok dengan cara memutar dan tidak statis satu arah.

3. Jangan membersihkan kaca (dengan atau tanpa shampo atau sabun) langsung di bawah sinar matahari. Bebeapa shampo yang mengandung zat kimia ini akan cepat menyerap di bawah pancaran sinar matahari, dan masuk ke dalam pori kaca.

4. Lakukan pemolesan dengan alat khusus (cairan pembersih) untuk kaca yang tergores akibat kristal debu atau gesekan karet wiper.

5. Setiap menambah air di tabung wiper, campurkan cairan shampo khusus kaca dan usahakan air dan shampo dalam tabung diganti tiap bulan

Mengingat kaca merupakan bahan yang mudah pecah, maka jangan memperbaiki kaca tanpa menggunakan peralatan yang sesuai. Berikut ini merupakan satu set peralatan perbaikan kaca.

Langkah untuk melaksanakan perbaikan kaca adalah sebagai berikut:

1. Lakukan pengeboran pada retakan (dengan diameter kurang dari 5 cm) terlebih dahulu.

2. Lakukan penyuntikan dengan resin encer.

3. Setelah resin masuk ke rongga kaca yang telah dibor, keringkan dengan menggunakan ultraviolet.

4. Selanjutnya, retakkan kembali disuntik dengan resin yang lebih kental agar rongga retakkan makin padat terisi resin.

5. Lakukan pengeringan kembali dengan ultraviolet.

6. Setelah kering, permukaan sekitar kaca yang retak diolesi Cerium (bahan poles kaca). Lakukan pemolesan dengan menggunakan sender kecil.

7. Setelah rata, kaca dibersihkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.